6 Langkah Mudah Cara Budidaya Anggur Merah

Usaha Perkebunan – Buah anggur memiliki berbagai macam variasi warna, ada merah, hijau dan hitam. Namun, bisa dipastikan bahwa yang paling terkenal adalah anggur merah. Anggur merah memiliki warna yang terlihat lebih cantik dibanding anggur lainnya, oleh karena itu anggur merah sering dijadikan hiasan makanan atau minuman.

Anggur merah juga memiliki banyak khasiat, mulai dari kandungan antioksidannya yang membuat daya tahan tubuh meningkat, menghambat penuaan, hingga mengontrol tekanan darah. Oleh karena itu, meskipun memiliki harga yang cukup mahal tetapi anggur merah ini masih sangat diminati dan merupakan peluang usaha yang bagus untuk berbudidaya anggur merah.

Cara Budidaya Anggur Merah

Cara Budidaya Anggur Merah

Sebelum memulai budidaya anggur merah tentunya perlu diketahui persyaratan agar tanaman tersebut bisa tumbuh dengan subur. Seperti halnya tanaman lain, anggur juga memerlukan tanah yang gembur dan kaya organik, dengan tingkat pH antara 6-7. Tanaman anggur sebaiknya ditanam pada ketinggian 25-300 mdpl. Curah hujan yang dibutuhkan sekitar 800 mm/tahun dan suhu lingkungan antara 25-31 derajat celsius.

I. Pemilihan Bibit Anggur

Bibit anggur bisa diperoleh melalui bijinya atau dengan cara cangkok, stek dan lain sebagainya. Tetapi cara stek merupakan cara yang paling tepat untuk memulai budidaya anggur merah. Bibit stek ini diambil dari cabang tanaman induk yang berkualitas dan cukup umur. Cabangnya berukuran 25 cm dan diameter 1 cm, dengan warna kulit yang cerah dan tidak bernoda hitam.

Pilih mata tunas yang besar dan sehat, jangan memakai yang kecil dan ujungnya memutih. Bibit ini akan siap untuk ditanam setelah mencapai usia 1,5-2 bulan, dengan akar sepanjang 5-10 cm dan tumbuh secara sehat serta memiliki dua tunas.

II. Persiapan Lahan

Berikutnya kita harus menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam anggur merah. Seperti biasa, bersihkan dulu lahan tersebut dari berbagai macam tanaman pengganggu seperti gulma. Gunakan cangkul atau bajak untuk membuat tanahnya semakin subur dan gembur. Setelah itu barulah membuat lubang dengan ukuran 60x60x70 cm atau 75x75x70 cm.

Berilah jarak antar lubang itu agar tidak berdempetan, setidaknya antara 3×3 meter. Sebelum dilakukan penanaman, berikanlah sekitar 5-7 kg pupuk kandang ke setiap lubang, setidaknya 2-4 minggu sebelum mulai ditanam.

III. Penanaman Benih Anggur

Proses penanaman hampir sama dengan tanaman lainnya, yaitu dengan memasukkan bibit ke dalam lubang yang telah disediakan, kemudian ditimbun kembali sampai permukaan tanahnya terasa padat dan kuat. Sebaiknya penanaman dilakukan antara bulan Juni sampai Juli karena bertepatan dengan musim kemarau.

IV. Perawatan Anggur

Berbagai macam perawatan tanaman anggur juga cukup familiar bagi yang pernah melakukan budidaya tanaman lainnya. Mulai dari penyulaman untuk mengganti tanaman anggur yang telah mati atau tidak tumbuh dengan baik.

Lalu penyiangan untuk memusnahkan berbagai tanaman pengganggu yang biasanya tumbuh di sekitarnya. Kemudian menyisakan 1-2 tunas saja yang berkualitas baik sebagai batang utamanya, sedangkan tunas yang lain dibuang agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Setelah memasuki tahap berbuah, tanaman anggur bisa dijaga kualitasnya dengan melakukan penjarangan buah. Maksudnya adalah mengurangi jumlah buah yang ada di setiap pohon dengan tujuan menjaga kualitas buah yang dihasilkan dan menjaga produktifitas tanaman.

V. Pemupukan

Fase pemupukan mungkin bisa dianggap cukup rumit bagi para pemula, karena jenis dan takaran pupuk yang diberikan tergantung dari umur tanaman.

  • Untuk anggur yang masih berumur kurang dari 3 bulan, diberikan pupuk urea dengan takaran 10 gram.
  • Pada anggur berumur 3-6 bulan, takaran pupuk meningkat menjadi 15 gram dan akan semakin meningkat setelah umur anggur mencapai 6-12 bulan, yaitu sebanyak 50 gram pupuk urea.
  • Pemberian pupuk juga tidak sembarangan, tetapi dibuat larikan melingkar berdiameter 10-20 cm dengan kedalaman 5 cm. Selain pupuk urea, pupuk kandang juga diberikan pada saat tanaman anggur mulai beranjak dewasa dan dengan takaran yang berbeda-beda pula.

VI. Panen Anggur

Langkah terakhir tentunya adalah tahap pemanenan. Tahap ini biasanya dilakukan setelah tanaman anggur mencapai umur 8-12 bulan. Pemanenan dilakukan sekali dalam 1 atau 2 tahun, tergantung tanaman anggur yang dihasilkan.

Buah anggur yang siap dipanen adalah yang telah masak dan memiliki warna yang sama pada satu tandannya. Biasanya buah yang telah masak juga mudah untuk dipetik dan berbentuk lunak dan kenyal. Sebaiknya pemanenan dilakukan pada pagi hari dan dengan hati-hati agar tidak ada buah yang rusak.

Artikel ini membahas:

  • peluang usaha di bidang perkebunan
  • Www cara menanam rempah rempah lada sahang dan vanili com

Leave a Reply