Cara Membuat Alat Penetas Telur Sederhana dari Kardus Bekas

Desausaha.com – Bagi anda para peternak unggas tentu akan membudidayakan hewan ternak dengan cara menetaskan telur, diantaranya adalah ayam dan bebek. Jika hanya mengandalkan induknya, pasti akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu tempat yang akan anda buat untuk mengerami telur semakin banyak.

Jika memakai alat penetas modern, anda harus mengeluarkan biaya yang mahal. Anda bisa membuat alat penetas sendiri memakai bahan yang sederhana dan tidak butuh biaya mahal. Sehingga proses mengerami indukan akan lebih cepat dan bisnis anda akan semakin cepat berkembang. Kardus bekas ternyata juga bisa digunakan sebagai alat penetas telur yang sangat mudah dan ekonomis.

Cara Membuat Alat Penetas Telur

Di rumah anda pasti memiliki kardus bekas yang banyak. Untuk itu bisa anda manfaatkan membuat alat penetas telur sederhana. Tapi jika ternak unggas anda sudah besar dan telur yang harus ditetaskan mencapai ribuan lebih baik memakai alat penetas mesin. Karena akan membutuhkan waktu yang cukup lama membuatnya. Tapi jika ternak unggas anda belum begitu banyak, alat penetas ini bisa menjadi alternatif buat anda karena lebih hemat biaya. Mari langsung saja kita bahas tentang alat penetas telur dari kardus bekas ini.

Alat Dan Bahan Yang Dibutuhkan
  • Kardus bekas ukuran 30x 30 x 30 cm (bisa memakai ukuran yang lebih besar)
  • Kabel dan peralatan listrik lainnya
  • Thermostat (alat pengatur suhu) *opsi
  • Termometer
  • Lampu pijar minimal 5 watt, pilihlah yang lampunya panas dan tidak mudah putus
  • Sekam atau Jerami
  • Isolatif
  • Wadah tempat air
  • Cutter / Gunting

Cara Membuat Alat Penetas Telur Sederhana

Alat Penetas Telur dari Kardus

Proses pembuatannya sangat mudah dan simple. Tidak butuh waktu lama dalam membuatnya. Berikut ini adalah cara yang dapat digunakan untuk membuat alat penetas telur dari kardus bekas:

  1. Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan.
  2. Buatlah lubang ventilasi dibagian atas kardus dengan ukuran 6 x 6 cm (Dapat sesuaikan dengan ukuran kardus)
  3. Buatlah lubang ventilasi dibagian bawah berjumlah 4 buah, dengan ukuran masing-masing 1 cm.
  4. Didekat inkubator, letakkan wadah tempat air. Letakkan di bagian pojok. Wadah air ini digunakan untuk menjaga kelembaban.
  5. Dibawah inkubator juga diletakkan sekam yang tebalnya sekitar 3 cm.
  6. Buatlah rangkaian listrik, untuk memasang lampu didalam kardus, gunakan thermostat sebagai pengatur suhu otomatis. Jarak lampu ke telur kira-kira 8-19 cm. Jangan terlalu dekat atau jangan terlalu jauh.
  7. Lalu letakkan telur secara rapi dibawa lampu, dan letakkan di tempat yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu lembab

Cara Penggunaan Alat Penetas Telur dari Kardus Bekas

Untuk penggunaan alat penetas telur dari kardus bekas ini sangat mudah. Gunakan rak telur yang berbahan busa untuk meletakkan semua telurnya. Letakkan rak telur diatas wadah yang sudah di isi oleh air. Lalu termometernya diletakkan di dekat rak telur. Termometer digunakan untuk menjaga suhu didalam kardus yang sesuai, supaya telur bisa lebih cepat menetas. Pada saat proses penetasan, pastikan telur dibalik minimal dua kali dalam sehari. Yaitu pada pagi hari dan sore hari. Ini akan membantu proses penetasan lebih cepat, lakukan pembolak balikan telur secara manual.

Tips Memilih Telur Yang Ditetaskan

Setelah anda mengetahui cara untuk membuat alat penetas telur dari kardus bekas, selanjutnya anda juga harus mengetahui bagaimana cara untuk memilih telur yang tepat untuk ditetaskan. Tidak semua jenis telur bisa ditetaskan. Telur tersebut harus memenuhi, syarat telur yang bisa ditetaskan. Berikut ini syarat telur yang bisa ditetaskan:

  • Bentuk telurnya normal, untuk ayam kampung ukurannya sekitar 3:4
  • Mempunyai berat telur yang normal. Untuk ayam kampung beratnya sekitar 40 sampai 45 gram.
  • Memiliki rongga udara yang jelas, bagian atasnya agak tumpul.
  • Ketika dikocok terlihat berpindah-pindah (anda bisa melihatnya dengan teropong atau diterawang dengan lampu).
  • Rasio antara induk jantan dan betina maksimal 1 : 8
  • Memiliki umur telur tidak begitu dari lima hari
  • Umur induk jantan dan betina tidak boleh kurang dari 12 bulan
  • Tidak menimbulkan bau busuk
  • Tidak memiliki cacat, seperti permukaan yang kasar, retak, kuningnya double dan cangkangnya lembek.
  • Induk betina harus di buahi (kawin) dengan Ayam Jantan

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Telur Menetas

Ada banyak faktor yang bisa membuat telur cepat menetas dan hasilnya pun lebih bagus. Selain dari syarat yang harus dipenuhi. Dengan mengetahui cara untuk membuat alat penetas telur dari kardus bekas yang benar, anda juga harus tahu faktor apa saja yang mempengaruhi penetasan telur. Kesehatan dari induk sangat mempengaruhi dari hasil telur yang ditetaskan. Induk yang memiliki asupan gizi tinggi, akan menghasilkan telur yang baik pula, oleh karena itu anda harus merawat dan memberi nutrisi yang baik pada induk jantan maupun betina. Berikan pakan yang sesuai. Jangan lupa tambahkan dengan vitamin dan nutrisi tambahan lainnya.

Artikel Terkait : Panduan Memulai Usaha Ayam Petelur

Rasio antara induk jantan dan betina maksimal 1:8. Berarti satu induk jantan maksimal mengawini 8 induk betina. Kalau lebih dari itu, hasilnya akan tidak bagus dan dapat mempengaruhi keadaan dari telur penetasnya itu sendiri. Umur dari jantan dan betina pun tidak boleh kurang dari 12 bulan. Jika kurang dari 12 bulan, hasil telurnya akan kurang baik dan mungkin lahir cacat. Jadi anda harus memastikan umur dari induknya dengan baik. Selain itu jangan sampai terjadi kawin sedarah. Anda harus bisa mengontrol proses perkawinan dengan baik. Perkawinan sedarah, bisa membuat anak ayam atau bebek bisa lahir cacat.

Sebelum ditetaskan, anda harus membersihkan telur dengan air hangat terlebih dahulu, bisa juga memakai formalin 40% atau alkohol 70%. Pada saat proses penetasan, letakkan di suhu 10-18 derajat. Jadi anda jangan hanya memahami cara membuat alat penetasan telurnya saja. Tetapi juga paham proses penetasan yang benar.Untuk kelembaban penetasan telurnya sekitar 60-75%, jangan sampai terlalu lembab karena bisa membuat telur busuk. Peletakan yang benar,rongga udara telur terletak dibagian atas. Bagian yang runcing ditelatkkan di bagian bawah. Selain itu anda tidak boleh menyimpan lebih dari 5 hari.

Tapi setiap jenis telur juga memiliki, waktu pemutaran, temperatur dan kelembaban yang berbeda-beda. Tergantung dengan jenis telurnya. Misalnya pada ayam, waktu penetasan 21 hari. Pemutaran telurnya 18 kali, temperatur antara 100-102 F dan kelembaban 55-60. Untuk telur bebek, waktu penetasan 28 hari, pemutaran 25 kali, temperatur suhu 100-102 F atau 37-38 derajat Celcius dan kelembaban 6-70. Untuk entok waktu penetasan sekitar 35-37 hari, pemutaran 31-33 kali, temperatur 98-100 F dan kelembaban 70 dan masih banyak lainnya.

Jadi sebelum anda melakukan proses penetasan, pastikan tahu berapa lama waktu menetas, harus diputar berapa kali, temperatur dan kelembabannya berapa. Sehingga bisa menghasilkan anakan yang bagus dan berkualitas.Hanya dengan kardus bekas, anda bisa mendapatkan anakan yang banyak. Itulah sedikit informasi tentang cara untuk membuat alat penetas telur dari kardus bekas. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

Artikel ini membahas:

  • cara membuat penetas telur dari kardus bekas
  • penetas telur dari kardus
  • cara membuat penetas telur sederhana dari kardus
  • cara membuat mesin penetas telur dari kardus
  • cara menetaskan telur bebek dengan kardus
  • cara membuat tempat tetasan telur ayam dari kardus com
  • cara membuat penetasan telur dari kardus
  • cara membuat penetas telur
  • cara membuat penetas
  • cara membuat mesin tetas telur sendiri
  • cara membuat mesin tetas dari kardus bekas
  • cara membuat alat tetas telur dari kardus
  • cara membuat alat penetas telur dari kardus
  • cara buat penetas telur dari kardus
  • penetasan telur bebek dengan kardus

Leave a Reply