16 Jenis Penyakit Ayam Beserta Gejala dan Cara Mengobati

Desausaha.com – Salah satu kendala utama dalam beternak adalah keberadaan hama dan penyakit yang selalu datang mengganggu. Setiap peternak pasti mempersiapkan berbagai cara untuk menangkal para pengganggu ini. Entah dengan cara manual ataupun menggunakan berbagai teknik yang berkaitan.

Secara umum penyakit yang menyerang ayam dapat dibedakan menjadi enam bagian berdasarkan penyebabnya, yaitu disebabkan oleh virus, bakteri, protozoa, jamur, cacing, dan kutu. Mari kita membedah berbagai penyakit tersebut satu-persatu.

Macam-macam Penyakit Ayam, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobatinya

Jenis Penyakit Ayam

A. Penyakit yang disebabkan oleh virus

1. Tetelo

Penyakit ini disebabkan oleh virus dari famili paramyxovirus. Gejalanya adalah gangguan pernafasan, diare, dan leher berputar pada ayam. Akibatnya ayam berjalan dengan berputar dan mengalami kelumpuhan sampai kematian. Penyebaran penyakit ini bisa melalui udara. Tidak bisa diobati dan hanya bisa dicegah dengan memberikan vaksin ND.

2. Gumboro

Gumboro adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari famili birnaviridae. Gejalanya adalah menurunnya nafsu makan dan minum, diare, berak putih, gemetar dan susah berdiri. Akibatnya tingkat kekebalan ayam menurun dan rentan kena penyakit lain. Penyebaran melalui perantara lain yang terinfeksi. Tidak bisa diobati, pencegahan dengan memberikan vaksin Gumboro.

3. Flu Burung

Disebabkan oleh Virus orthomyxovirus yang sangat menular. Gejalanya adalah batuk, bersin, mata berair dan sinusitis, kepala bengkak, jengger layu, dan muncul bercak pada kulit. Bisa menyebar dari udara atau kontak langsung dengan perantara. Tidak bisa diobati, pencegahan dengan vaksin Medivac Al dan Vaksiflu Al.

4. Bronchitis

Penyakit Bronchitis disebabkan oleh Virus coronavirus. Gejalanya batuk, susah nafas, bersin, mata berair, lemah, depresi, dan suka mendekati pemanas. Penyebaran dari udara dan kontak dengan perantara lain. Tidak bisa diobati, pencegahan dengan vaksin IB aktif dan memberi antibiotik.

5. Marek

Disebabkan oleh virus herves. Gejalanya jengger pucat, iris mata kelabu, lumpuh, buta, folikel bulu membesar, hati dan alat pencernaan juga membesar. Penyebaran utama melalui udara. Tidak bisa diobati, hanya dicegah dengan vaksin turkey harpervirus.

6. Infectious LaryngotracheitisLaryngotracheitis (ILT)

ILT disebabkan oleh Virus Tarpia avium. Gejalanya sulit bernafas, leher ayam dijulurkan ke atas, dan batuk berdarah. Penyebaran lewat udara dan perantara lainnya. Tidak ada obat yang efektif, hanya bisa dicegah dengan memberi vaksin ILT dan multivitamin, disinfektan kandang dan peralatan, serta mengatur populasi kandang.

B. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri

1. Snot atau Pilek

Disebabkan oleh Bakteri Hemophilus Paragallinarum. Gejalanya adalah hidung mengeluarkan lendir, daerah mata bengkak, nafas ayam ngorok dan diare. Pencegahan dengan membersihkan kandang dan peralatan, serta pemberian bacterin untuk daya tahan tubuh. Pengobatan dengan pemberian antibiotik.

2. Kolera atau Berak hijau

Disebabkan oleh Bakteri Pasteurella Multocida. Gejalanya nafsu makan turun, depresi dan diare berlendir. Daerah persendian, telinga dan telapak kaki membengkak, kadang ada yang kepalanya berputar-putar. Pencegahan dengan rajin membersihkan kandang, memberikan vaksin sejak dini dan juga vitamin. Pengobatan dilakukan dengan memberi antibiotik.

3. Tipus

Disebabkan oleh Bakteri Salmonella sp. Penyebaran biasanya melalui kotoran ayam. Gejalanya diare dan dehidrasi, kotoran basah, kepala tertunduk dan terlihat ngantuk, sayap terkulai dan badan menggigil. Pencegahan dengan rajin melakukan disinfektan, menghindari kontak dari perantara penyakit, serta melakukan fumigasi. Pengobatan dengan pemberian antibiotik.

4. Berak kapur atau putih

Disebabkan oleh Bakteri Salmonella pullorum. Penyebaran utama dari kotoran ayam, bisa juga dari kontak langsung dengan perantara penyakit. Gejalanya nafsu makan turun, lemah, mengantuk, diare putih dan bagian dubur basah. Pencegahan dilakukan sejak dini dengan memilih DOC yang berkualitas. Untuk pengobatan dengan pemberian antibiotik.

5. CRD

CRD adalah penyakit yang disebabkan oleh Bakteri Mycoplasma Gallisepticum. Gejalanya batuk berbunyi ngorok, hidung mengeluarkan cairan, nafsu makan turun, dan produksi telur ayam betina menurun. Pencegahan dilakukan dengan pemberian vaksin Gallimune. Untuk pengobatan dengan pemberian antibiotik.

C. Penyakit yang disebabkan oleh protozoa

1. Berak Darah

Disebabkan Protozoa Eimeria sp. Penyakit ini tersebar dari kondisi lingkungan yang hangat dan basah. Gejalanya adalah lesu, mengantuk, dan diare berdarah. Pencegahan dengan menjaga sanitasi dan sirkulasi udara di kandang. Pengobatan dengan pemberian obat anti protozoa, dan multivitamin untuk daya tahan tubuh.

2. Malaria Ayam

Disebabkan oleh Protozoa Leucocytozon andrewsi. Disebarkan oleh lalat hitam dan nyamuk. Gejalanya nafsu makan turun, hilang keseimbangan, lemah, depresi, diare hijau, sesak nafas, batuk darah, dan lumpuh. Pencegahan dilakukan dengan memastikan kebersihan area di sekitar kandang, serta melakukan fogging untuk memberantas nyamuk. Pengobatan juga dengan anti protozoa dan multivitamin.

D. Penyakit yang disebabkan oleh jamur

Jamur Aspergillus fumigatus menyebabkan penyakit paru-paru basah pada ayam. Penyebaran jamur dari spora yang ada di lingkungan lembab. Gejalanya susah nafas, nafsu makan turun, kelihatan ngantuk, sayap terkulai, lemas, sampai kelumpuhan. Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang dan mengatur sirkulasi udara. Pengobatan dengan pemberian anti jamur dan antibiotik.

E. Penyakit yang disebabkan oleh cacing

Disebabkan oleh cacing golongan Nematoda dan Cestoda. Jenis Nematoda ada Ascaris Galli, Heterakis Gallinae dan Capillari SP. Jenis Cestoda adalah Raillietina Cesticillus. Cara mencegah dan mengobati dari cacing adalah dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan obat cacing secara rutin.

F. Penyakit yang disebabkan oleh kutu

Penyebabnya adalah kutu, tungau, caplak dan pinjal. Gejalanya bulu rontok, kaki bersisik dan anemia. Cara mencegah dan mengobatinya juga dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan obat anti kutu.


Pada umumnya gejala untuk setiap penyakit hampir sama, oleh karena itu perlu diperhatikan dengan lebih teliti lagi untuk mengetahui penyakitnya. Untuk penyebaran rata-rata melalui udara dan kontak langsung dengan perantara penyakit.

Beberapa penyakit tidak memiliki obat yang efektif, biasanya hanya diberikan antibiotik untuk menjaga kekebalan tubuhnya dari serangan penyakit lain. Tips paling dasar untuk menghindari semua penyakit ayam adalah menjaga kebersihan kandang dan melakukan perawatan terhadap pakan dan peralatan lainnya secara teratur.

Demikianlah pembahasan tentang penyakit ayam, cara pencegahan dan pengobatan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Artikel ini membahas:

  • penyakit ayam
  • macam penyakit ayam
  • macam macam penyakit ayam
  • jenis penyakit ayam
  • penyakit pada ayam
  • cara mengobati macam-macam penyakit pada ayam
  • jenis penyakit di leher ayam
  • jenis penyakit ayam susah nafas com
  • jenis penyakit ayam dan obat nya
  • jenis penyakit ayam dan cara penyembuhannya
  • jenis penyakit ayam dan cara mengobati
  • jenis penyakit ayam com
  • ayam ngantuk tidak susah berdiro
  • cara mengatasi bulu ayam betina rontok karena parasit
  • hama pinjal pada ayam

Leave a Reply